Ilmu dan Teknologi Pangan itu apa sih?

Pernah ga sih ngedenger istilah jurusan ilmu dan teknologi pangan? Atau ilmu pangan? Atau teknologi pangan?

Mungkin sebagian besar dari kita udah berteman dekat ya dengan yang makanan. Lagi laper, makan. Lagi bosen, makan. Lagi ketemu temen, makan. Lagi nonton tv, makan. Lagi jalan-jalan di mall, makan. Lagi nungguin pacar, makan. Tapi tau ga sih kalau dibalik makanan yang kamu makan itu ada loh keilmuannya!

Namanya ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN.

“alaaah itu mah gue bakalan jadi chef ujung-ujungnya”, kata sebagian besar rakyat yang tidak pernah mendengar ilmu dan teknologi pangan.

Nah jadi disini gue mau klarifikasi mengenai ilmu dan teknologi pangan. Gue sendiri sekarang kuliah di ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, INSTITUT PERTANIAN BOGOR, kampus pertanian terbaik di INDONESIA! Beeeh, bangga banget gue ngetiknya. Hahaha. Sekarang gue kuliah semester 6 jadi ya kalau bisa dibilang sudah cukup layak lah ya untuk bercerita tentang jurusan gue ini.

Oke. Biar cepet aja jadi apa sih yang dipelajari di Ilmu dan Teknologi Pangan itu?

Jadi di jurusan ini gue belajar peristiwa biologis, fisik serta kimia yang ada di pangan yang nantinya bisa gue gunakan untuk memanipulasi proses pengolahan pangan tersebut supaya dihasilkan lah pangan dengan umur simpan yang lebih lama, kualitas yang lebih baik dan pastinya aman dikonsumsi oleh seluruh manusia yang ada di jagat raya ini. HEHE.

Contoh simpelnya gini. Ani seorang mahasiswi, Ani suka banget makan buah nenas. Suatu hari, Ani pergi ke swalayan untuk membeli buah nenas kesukaannya tersebut sebanyak 1 kilo dengan harga 20 ribu. Setelah dua minggu dengan tugas laporan yang sangat banyak, Ani akhirnya ingat bahwa dia punya buah nenas! Pas dia cek kondisi buah nenasnya ternyata buah nenas tersebut sudah busuk dan Ani tidak bisa memakan buah kesukaannya tersebut dan rugi 20 ribu untuk sesuatu yang ga bisa dia makan. Naaaah! Kita anak teknologi pangan punya solusinya!

buah nenas yang di beli Ani

Gue jelaskan secara ilmiahnya ya. Jadi nenas bisa membusuk karena masih terjadi proses biologis didalam buah tersebut. Ketika kamu memetik buah nenas, buah itu masih akan melanjutkan proses respirasi dalam laju tertentu. Nah respirasi ini nih yang ngebuat buah nenas kamu jadi busuk. Selain itu kontaminasi bakteri pada buah tersebut juga bisa mempercepat pembusukan buah nenas. Jadi kita akan berusaha menghentikan proses respirasi di buah nenas tersebut. Salah satu caranya adalah dengan pemanasan. Nah ga cuma dipanasin doang, anak teknologi pangan pasti nyari nih gimana caranya buah ini selain dipanaskan, buah nenas bisa dijual dan diterima baik oleh konsumen. Karena kan anak teknologi pangan itu ngebuat produk untuk konsumen jg kan ya:) Jadi nenas ini akan gue olah, contohnya jadi nenas kaleng yang lebih tahan lama. Tapi untuk proses pembuatan nenas kaleng ini ga bisa sembarangan. Ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam proses pembuatan nenas kaleng ini seperti suhu pemanasannya berapa, lama waktu pemanasannya berapa, ukuran kalengnya itu berapa karena kalau pemanasannya tidak tepat, bisa jadi akan tumbuh tuh bakteri yang membahayakan kesehatan manusia. Selain dari pemanasan, jenis bahan dan pelapis kalengnya juga harus diperhatikan. Ga mau kan tiba2 pas kamu beli nenas kaleng eh ternyata dinding dalam kalengnya karatan. Ini nih kamu bisa cek disini untuk penjelasan selanjutnya. Semua ini membutuhkan dasar matematika, biologi, fisika dan kimia yang baik.

Dari pengalaman gue sendiri sih, jurusan teknologi pangan itu seru! Haha. Walaupun ujiannya ga gampang dan laporannya banyak tapi ilmunya langsung bisa kamu aplikasikan ke kehidupan sehari-hari. Oh iya, kamu juga jadinya ga mudah tuh kemakan omongan orang tentang berbagai hoax yang beredar seputar pangan dan kamu bisa menjelaskan kepada masyarakat tentang hal yang sebenernya terjadi secara ilmiah. Contoh yang lagi nge-booming akhir-akhir ini adalah telur palsu. Pasti kalian semua pada denger kan beritanya. Nah sebenernya itu bukan telur palsu. Jadi telur itu sendiri punya kualitas mutu yang berbeda-beda yang di klasifikasikan ke dalam beberapa grade. Sebenernya yang dikirain telur palsu itu malah telur dengan kualitas yang terbaik! Jadi putih telur nya masih kental, bersih dan jernih serta kuning telurnya masih padat dan kokoh. Untuk penjelasan lebih lanjut kamu bisa cek disini . Itu merupakan penjelasan mengenai telur oleh salah satu dosen di ilmu dan teknologi pangan IPB. Beliau adalah Dr. Elvira Syamsir, STP, MSi. Beliau juga aktif menulis hal-hal terkait dengan pangan di akun blognya, jadi kamu bisa dapat pencerahan deh tentang apa sih yang sebenarnya dipelajari oleh anak ilmu dan teknologi pangan. Cek ya disini -> http://ilmupangan.blogspot.co.id/ .

Nah kalau kamu rasanya udah mulai tertarik nih di jurusan ini, kamu bisa jadiin jurusan ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, IPB sebagai salah satu pilihan tempat dimana kamu bisa belajar lebih dalam lagi mengenai the science behind food. Selain diajar oleh para dosen yang kompeten di bidangnya, jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan IPB merupakan jurusan ilmu dan teknologi pertama di wilayah luar amerika utara yang mendapat akreditasi internasional dari INSTITUTE OF FOOD TECHNOLOGISTS (IFT) ! Anak teknologi pangan mana sih yang ga kenal IFT . Selain itu, di tahun 2013, jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan IPB juga mendapat akreditasi internasional dari International Union of Food Science and Technology (IUFoST). Keren banget ga tuh! Akreditasi internasionalnya sampai dua! Oh iya, jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan IPB ini juga merupakan jurusan ilmu dan teknologi pangan pertama di Indonesia. Jadi para pakar di bidang pangan banyak yang lahir dari salah satu jurusan yang paling diminati di kampus IPB ini.

Nah untuk proses belajar-mengajarnya juga, di Ilmu dan Teknologi Pangan IPB ini kamu bisa milih nih mau masuk kelas dengan bahasa pengantarnya bahasa indonesia atau dengan bahasa pengantarnya bahasa inggris. Kalau aku sendiri masuk ke kelas dengan bahasa pengantarnya bahasa inggris, soalnya aku bisa melatih bahasa inggris aku di kelas ini. Soalnya pasti banyak kan tugas presentasi kalau di kuliah, nah jadi selain belajar tentang pangan, aku juga belajar nih buat ngomong dengan bahasa inggris di depan kelas dan ga perlu lagi  buat ikut bimbel bahasa inggris, kan lumayan uangnya bisa disimpan buat jajan #eh. Oh iya, di kelas inggris itu setiap semesternya pasti ada anak exchange dari luar negeri, negara langganannya itu biasanya jepang, malaysia, thailand dan australia. Kamu bisa networking dan punya banyak teman internasional deh!

Ya mungkin segitu dulu hal yang aku bisa bahas mengenai jurusan ini. Kalau kamu masih penasaran, kamu bisa komen di kolom komentar dibawah ini ya! Mana tahu kalau jodoh, tahun depan kamu masih bisa ketemu aku di kampus hehe. Salam pangan! Mari majukan pangan Indonesia! 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s